KPUD DKI: 20 Persen Ghost Voters Tidak Masuk Akal

KPUD DKI: 20 Persen Ghost Voters Tidak Masuk Akal

- detikNews
Jumat, 29 Jun 2007 10:20 WIB
Jakarta - Pemilih siluman alias ghost voters gentayangan menjelang penetapan daftar pemilih tetap (DPT) Pilkada DKI Jakarta. Namun angka 20 persen ghost voters dibantah keras KPUD DKI."Itu hanya klaim partai. Tidak bisa dibuktikan karena tidak berdasar sama sekali," cetus Sekretaris KPUD DKI Jakarta, Muflizar, dalam perbincangan dengan detikcom, Jumat (29/6/2007).Asumsinya, kata Muflizar, penduduk DKI Jakarta diperkirakan berjumlah 7,6 juta orang. "Nah saya perkirakan, DPT itu nanti memuat angka 6 juta orang pemlih. Jadi sangat rasional kan?" kilah Muflizar.Muflizar memastikan hal itu tidak akan direspons lebih lanjut oleh KPUD. Apalagi dengan menuruti permintaan melakukan audit data pemilih."Audit itu tidak dikenal dalam undang-undang. Tahapannya tidak ada. Itu mengada-ada. Saya jadi mempertanyakan kalau ada parpol yang meminta seperti itu. Undang-undang kan dibuat parpol, tapi kok mereka sendiri tidak mengerti," ujarnya sambil tertawa.PKS menemukan kecurangan dalam DPT. Hal ini diperkuat temuan LP3ES dan NDI yang menyatakan 20 persen pemilih yang terdaftar dalam Pilkada DKI 2007 adalah ghost voters. PKS meminta agar daftar pemilih limpahan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Pemprov DKI Jakarta itu diaudit. (fiq/nrl)


Berita Terkait