Ketua Komisi I DPR:
RMS Jangan Ditolerir
Jumat, 29 Jun 2007 10:15 WIB
Jakarta - Insiden kebobolan pendukung RMS di depan Presiden SBY sungguh melecehkan rakyat Indonesia. Gerakan separatis di bumi Maluku harus diberantas."Selama ini kita mengkampanyekan supaya gerakan separatis tidak mendapat tempat di hati rakyat Maluku. Eksistensi semacam itu melecehkan rakyat Maluku. Kalau ada tindakan pelanggaran hukum harus diberi sanksi tegas," kata Ketua Komisi I DPR Theo L Sambuaga kepada detikcom, Jumat (29/6/2007).Menurut dia, pemerintah harus melakukan pendekatan dan dialog dengan rakyat Maluku."Ini untuk menyakinkan ke masyarakat bahwa RMS tidak dikehendaki lagi," ujarnya.Puluhan pendukung RMS sebelumnya sempat menari sambil membentangkan bendera RMS pada peringatan Hari Keluarga Nasional ke-14 di Lapangan Merdeka Ambon. Acara ini dihadiri Presiden SBY. SBY jelas marah melihat insiden itu. 30 Orang pendukung RMS pun diamankan di Mapolda Maluku.
(aan/nrl)











































