Garuda: Larangan Terbang Euro Commission Tak Objektif

Garuda: Larangan Terbang Euro Commission Tak Objektif

- detikNews
Jumat, 29 Jun 2007 07:18 WIB
Jakarta - Euro Commision (EC) mengeluarkan larangan terbang bagi 51 maskapai Indonesia ke Eropa. Maskapai nasional Garuda Indonesia merasa pelarangan ini sebagai langkah yang tidak adil. Sebab tidak pernah ada klarifikasi terlebih dahulu dari pihak Eropa."Ini tidak objektif, pelarangan itu dasarnya apa? Kami tidak pernah diaudit oleh Euro Commission," kata Direktur Operasional Garuda Indonesia Ari Sapari saat berbincang dengan detikcom di Jakarta, Jumat (29/6/2007) pukul 06.30 WIB.Menurut Ari, kebijakan ini sangat berbeda dengan Amerika Serikat yang sebelum memberikan penilaian melakukan audit lebih dulu. "Eropa menggeneralisir secara keseluruhan maskapai penerbangan yang ada di Indonesia," imbuh Ari.Ari menjelaskan, Garuda saat ini tengah menuju proses untuk memiliki IOSA IATA Operational Safety Audit (IOSA). IATA adalah lembaga penerbangan internasional."Tinggal melengkapi persyaratan administratif. Rencananya Agustus mendatang kita sudah memiliki sertifikat ini," tegasnya.Rugi Secara ImageDalam kesempatan yang sama, Ari menyampaikan bahwa secara komersial pelarangan terbang ini memang tidak menimbulkan kerugian. Karena penerbangan yang dilakukan ke Eropa sejak tahun 1970 telah diakhiri pada 2004 lalu."Tidak ada pengaruh, kita memang tidak ada penerbangan reguler, kecuali carteran," imbuhnya.Selama Garuda melayani rute Eropa, mendapatkan penilaian keselamatan cukup baik. Dan dengan adanya larangan terbang bagi 51 maskapai Indonesia ke Eropa oleh Euro Commission, itu akan menimbulkan kerugian dari sisi lain."Secara image kita mengalami kerugian yang tidak ternilai," kata Ari. (ndr/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads