Soal Larangan Terbang, Dephub Telat Beri Penjelasan ke EC
Kamis, 28 Jun 2007 22:19 WIB
Jakarta -
Depertemen Perhubungan (Dephub) sudah menjelaskan secara langsung tentang perkembangan perbaikan penerbangan Indonesia pada Euro Commission (EC). Sayang, Dephub terlambat berbicara langsung pada pertemuan EC, Senin 25 Juni lalu."Jumat, 22 Juni kami ke Euro Commission (EC)di Brussel, Belgia dan sudah menjelaskan tentang perkembangan terakhir usaha kita. Tapi, terlambat untuk dapat slot bicara langsung di depan EC Assembly tgl 25 Juni(bertepatan dengan pengumunan airlines category di Jakarta)," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Udara Dephub Budhi Mulyawan Suyitno dalam pesan singkatnya kepada detikcom, Kamis (28/6/2007).Indonesia baru diberi waktu untuk menjelaskan kepada EC, lanjut Budhi, pada bulan Oktober 2007. Dalam rentang waktu ini, lanjut Budhi, Dephub akan tetap melanjutkan usaha perbaikan transportasi penerbangan."Lanjutkan program roadmap to safety, security, and services through compliances(3S+1C)dengan sungguh-sungguh, konsisten, dan transparan," kata Budhi yang sekarang sedang berada di Turki, mengikuti pertemuan D-8 (8 negara berkembang) tingkat Dirjen.Selain itu Indonesia juga akan menunjukkan komitmennya terhadap keselamatan penerbangan. Antara lain dengan penandatanganan komitmen keselamatan penerbangan antara presiden International Civil Aviation Organization (ICAO) dengan Menhub. Selain itu Dephub juga akan mengadakan Pertemuan Tingkat Tinggi Keselamatan Penerbangan di Bali, pada tanggal 2-3 Juli 2007."Jaga kontak komunikasi dengan Uni Eropa, ICAO dan Federal Aviation Administration (FAA), dan badan-badan internasional lain sehingga meningkatkan citra nasional. Dan meneruskan lobi melalui jaringan internasional," pungkas Budhi.
(nwk/ndr)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































