Putusan Kasasi Neloe Cs Harus Jadi Prioritas MA

Putusan Kasasi Neloe Cs Harus Jadi Prioritas MA

- detikNews
Kamis, 28 Jun 2007 16:26 WIB
Jakarta - 5 Kasus terkait pengucuran kredit Bank Mandiri tak juga diajukan ke pengadilan. Sebabnya, kasasi atas kasus Bank Mandiri yang melibatkan mantan Dirut Bank Mandiri ECW Neloe cs tak kunjung diputus Mahkamah Agung (MA).Karena itulah, Kejagung tengah meminta Ketua MA Bagir Manan untuk memprioritaskan putusan kasasi atas ECW Neloe cs tersebut.Hal ini disampaikan Jaksa Agung Hendarman Supandji dalam raker dengan Komisi III di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (28/6/2007)."Kami sudah silaturahmi dengan Ketua MA dan kami memohon agar putusan kasus Bank Mandiri diprioritaskan," kata Hendarman.Menurut dia, laporan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang telah diterima Kejagung untuk kasus Bank Mandiri ada 6 kasus. Dengan belum diputukannya kasasi Neloe, maka masih ada 5 kasus yang menggantung."Saya sampaikan, 5 perkara itu masih mengendap di Kejagung, padahal sudah ada tersangka-tersangkanya. Tentu kami mohon putusan, kalau benar kami akan mengajukan ke pengadilan kasus lainnya," imbuh mantan Ketua Timtas Tipikor ini.Hendarman mencontohkan, untuk kasus dugaan korupsi pengucuran kredit ke PT Lativi Media Karya, kelanjutannya masih masih putusan MA. Dan untuk izin pemeriksaan tersangka atas salah satu tersangka yang menjabat Gubernur Kalbar Usman Djafar, penyidik akan mengajukan kembali izin pemeriksaan ke presiden.Kejagung menyidik beberapa kasus Bank Mandiri, antara lain Oso Bali Cemerlang, PT Kiani Kertas, dan Lativi Media Karya. Dalam beberapa kasus tersebut, penyidik sudah menetapkan tersangka.Kasus tersebut sudah ditangani sejak 2005-2006, namun hingga kini belum juga dilimpahkan ke pengadilan. Kejaksaan yakin, dalam pengucuran kredit itu ada tindak pidana korupsi, namun PN Jaksel malah membebaskan ECW Neloe cs.ECW Neloe cs diduga terlibat dalam kasus pengucuran kredit ke PT Citra Graha Nusantara senilai Rp 160 miliar. (nvt/sss)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads