Bangkai Pesawat Nomad akan Ditarik ke Pangkalan TNI AL
Kamis, 28 Jun 2007 15:41 WIB
Tanjung Pinang - Tim Dinas Penyelaman Bawah Air (Dislambair) TNI AL bersama jajaran TNI AL berhasil mengangkat bangkai pesawat Nomad dari dasar laut di perairan Mapur, Kepulauan Riau (Kepri). Bangkai pesawat akan segera dibawa ke Tanjung Pinang. "Kalau cuaca hari ini masih tetap mendukung, sesuai dengan program yang telah disepakati, tim akan segara membawa pesawat Nomad ke darat," kata Komandan Satu Dermaga Armada Barat ( Dan satudarmabar) Kolonel (Laut) Subariyoto saat dihubungi detikcom, Kamis (28/6/2007). Bangkai pesawat ini nanti akan ditarik dari sekitar perairan Pulau Mapur ke salah satu desa di Pulau Bintan itu yang berjarak sekitar 10 mil. Pihaknya berharap, dalam evakausi ini, tim TNI AL tidak menemui kendala lagi."Bila tidak ada halangan serta cuaca yang mendukung, rencananya sore ini juga kita akan menarik bangkai pesawat itu ke darat," kata Subariyoto. Dia menjelaskan, saat ini tim evakuasi TNI AL tengah mempersiapan segala sesuatunya untuk membawa pesawat itu ke darat. Dari laut, rencananya, akan di bawa ke darat yang letaknya lebih dekat."Dari sana nantinya, pesawat itu akan diangkut dengan truk menuju Tanjung Pinang. Pesawat ini nantinya akan kita letakkan di Pangkalan TNI AL," kata Subariyoto. Pesawat Nomad N22S berlambung 817 itu jatuh di Perairan Mapur 20 tahun lalu. Selama ini bangkai pesawat itu tidak terendus. Pesawat yang dipiloti Mayor (Laut) Suwelo Wibisono itu jatuh saat mendekati kapal perang Singapura. Jenazah Suwelo hingga kini belum ditemukan.
(cha/asy)











































