KPUD Diserbu Ribuan Pendemo, Thamrin Tertutup Massa
Kamis, 28 Jun 2007 14:55 WIB
Jakarta - Gelombang demo terus terjadi di depan kantor KPUD DKI Jakarta. Lebih dari 1.000 orang dari 10 elemen menuntut KPUD mengembalikan hak pilih yang belum terdaftar.Aksi ini membuat Jalan MH Thamrin praktis tertutup massa. Jalur menuju Tanah Abang pun lumpuh.10 Elemen pendemo itu terbagi dalam tiga kelompok. Kelompok pertama sekitar 50 orang yang datang pukul 13.30 WIB, Kamis (28/6/2007). Mereka langsung berorasi di depan kantor KPUD, Jalan Budi Kemuliaan.Mereka dari Komite Mahasiswa untuk Reformasi dan Demokrasi (Kamrad). Pendemo yang rata-rata berambut gondrong ini mengajak warga memboikot pilkada karena banyak pelanggaran.Kelompok kedua yang datang pukul 13.45 WIB menamakan diri Komite Penyelamat Partisipasi Rakyat (KPPR). Jumlah mereka sekitar 50 orang dan sempat menggelar aksi happening art.Sekitar pukul 14.05 WIB datang 1.000 orang dari Koalisi Rakyat Jakarta yang terdiri dari sejumlah elemen, antara lain Solidaritas Rakyat untuk Demokrasi, Aliansi Buruh Jakarta, Solidaritas Buruh Pelabuhan Indonesia dan Barisan Cinta Negeri. Sebelum long march menuju KPUD, mereka sempat menggelar aksi di Balaikota DKI di Jalan Medan Merdeka Selatan. Tuntutan mereka masih sama, meminta audit seluruh data pemilihan, mengusut tuntas pemilih hantu sebanyak 1,2 juta suara, dan daftar ulang hak pemilih yang hilang sebanyak 22 persen suara. Di tengah massa ini terdapat puluhan orang yang mengawal dengan baju karateka.Untuk mengamankan aksi ini, sedikitnya diturunkan 3 SSK dari Polres Jakarta Pusat yang dibantu Polda Metro Jaya.
(umi/asy)











































