Gara-gara Gaun Pengantin, Ibu & Anak Lempar-lemparan Piring
Kamis, 28 Jun 2007 11:40 WIB
Berlin - Ibu dan anak gadisnya beradu mulut itu biasa. Tapi kalau sampai lempar-lemparan piring dan menjerit-jerit, wah... itu sih keterlaluan! Apalagi polisi sampai harus mendamaikan mereka!Kejadian menghebohkan ini terjadi di Leipzig, Jerman seperti diberitakan Ananova, Kamis (27/6/2007).Susanne Reiter, seorang perempuan berusia 21 tahun sebentar lagi akan mengakhiri masa lajangnya. Namun wanita muda itu bertengkar hebat dengan ibunya, Petra (43) mengenai gaun pengantin dan cincin kawin pilihannya.Begitu sengitnya pertengkaran itu, sampai-sampai ibu dan anak itu menghancurkan furnitur dan barang pecah belah di rumah mereka. Belum lagi suara teriakan mereka yang terdengar hingga ke para tetangga.Mendengar kegaduhan itu, para tetangga menghubungi polisi. Sejumlah perwira polisi pun datang ke lokasi. Saat mereka tiba, polisi melihat ibu dan calon pengantin sedang ngomel-ngomel dan saling melemparkan vas bunga satu sama lain.Polisi pun berusaha menengahi keributan tersebut. Kepada polisi, Petra mengungkapkan, pertengkaran itu bermula ketika dirinya mengatakan pada anak gadisnya bahwa gaun pengantin dan cicin kawin pilihannya buruk.Sang putri tidak terima dengan perkataan ibunya. Keributan pun timbul. Buntutnya, pertengkaran mereka baru berhenti setelah aparat polisi campur tangan. Ibu dan anak itu dianggap telah mengganggu ketenangan warga. Mereka pun diberi peringatan oleh polisi untuk tidak mengulanginya.
(ita/sss)











































