Penembakan di Kampus UNM
Kondisi Amir Mulai Membaik
Kamis, 28 Jun 2007 11:16 WIB
Makassar - Kondisi Amir, mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Makassar (UNM), yang menjadi korban penembakan di kampusnya, mulai membaik. Amir pun mulai berbincang dengan kawan-kawannya. Pemantauan detikcom, Kamis (28/6/2007), meski masih terbaring lemah, kondisi Amir kini mulai berangsur-angsur baik. Perutnya masih dilapisi perban. Cairan infus pun masih tetap dimasukkan dalam tubuhnya. Rabu (27/6/2007) kemarin, proyektil dalam tubuhnya sudah dikeluarkan oleh dokter. "Minta saja keterangan dari polisi. Biar polisi yang ngasih keterangan. Yang jelas kemarin sudah dikeluarkan (peluru dalam tubuh Amir)," ucap salah seorang perawat mengelak, ketika ditemui di RS Faisal, Jl Faisal, Makassar. Peluru yang dikeluarkan dari perut Amir, berada 15 cm dari ulu hati. Hingga kini, belum ada keterangan dari pihak kepolisian, tentang jenis peluru yang dikeluarkan dari perut Amir. Peluru masih diperiksa oleh Labfor. Namun dugaan sementara polisi bahwa senjata yang digunakan adalah senjata rakitan. "Jika senjata organik, pasti peluru menembus badan korban," tutur AKBP Kamaruddin, Kapolres Makassar Timur.. Sementara itu, sejumlah kawan-kawan Amir silih berganti datang menjenguknya. Tampak juga sejumlah rekan dan keluarganya yang turut menjaganya di rumah sakit.
(gun/asy)











































