PDIP DKI Sesalkan Cara Anarkis Pengambilan Paksa DPT

PDIP DKI Sesalkan Cara Anarkis Pengambilan Paksa DPT

- detikNews
Kamis, 28 Jun 2007 09:37 WIB
Jakarta - Pengambilan paksa daftar pemilih tetap (DPT) disesali parpol-parpol yang tergabung dalam Koalisi Jakarta. Aksi anarkis kelompok massa tertentu ini dinilai sudah menyalahi kesepakatan."Kami parpol sangat menyesalkan tindakan-tindakan yang melanggar ketentuan itu. Harusnya kita menghormati proses dan tata cara yang berlaku dalam pilkada," tegas Ketua Balitbang PDIP DKI Budi Ari Setiadi kepada detikcom, Kamis (28/6/2007).Untuk mendapatkan DPT, seyogianya parpol-parpol peserta pilkada bisa mendiskusikannya terlebih dahulu."Tidak bisa main paksa begitu dengan cara-cara anarkis. Semua parpol juga berkepentingan dengan DPT. Kita kan bisa ngomong sama-sama. Jangan mau menang sendiri," tegas dia.Budi mengimbau semua parpol peserta pilkada menghormati ketentuan yang berlaku dan tatanan yang sudah disepakati bersama, sehingga demokrasi bisa berjalan baik.Parpol yang tergabung dalam Koalisi Jakarta, imbuh dia, sedang mempertimbangkan langkah-langkah untuk memprotes tindakan tersebut, karena sudah mengarah pada penggagalan pilkada."Kita akan bereaksi, kita akan komplain dan melakukan langkah politik lain. Tapi apa langkahnya masih kita diskusikan, baik dengan parpol Koalisi Jakarta maupun internal PDIP. Sebab ini upaya sistematis, terorganisir dan penuh muatan politis," bebernya.Padahal, imbuh Budi, DPT merupakan data publik yang bisa diakses oleh semua pihak. "Jadi hormati aturan yang berlaku. Kita kan sepakat KPUD juri dan wasit, jangan bikin aturan barulah," ujarnya. (umi/sss)


Berita Terkait