Pengambilan Paksa DPT Masih Terjadi Rabu Malam
Kamis, 28 Jun 2007 08:55 WIB
Jakarta - Pengambilan paksa daftar pemilih tetap (DPT) oleh sekelompok orang yang mengaku sebagai kader PKS masih terus terjadi. KPUD kembali menerima laporan dari PPS di wilayah Cempaka Putih, Jakarta Pusat."Iya semalam banyak yang didatangi lagi. Mereka mengaku massa PKS. Ada di Cempaka Putih dan beberapa wilayah lain," ungkap Sekretaris KPUD DKI Jakarta Muflizar kepada detikcom, Kamis (28/6/2007).Muflizar melihat tindakan pengambilan paksa DPT itu sudah terpola sedemikian rupa. "Jadi kita tunggu saja apa yang terjadi. Kasus di Pulogadung, tersangkanya kan sudah ditahan," ujar Muflizar.Mengenai jumlah PPS yang disatroni massa, Muflizar menduga lebih dari 20 PPS. Namun angka pastinya baru bisa diperoleh Jumat 29 Juni 2007."Sekarang kan lagi diproses di tingkat kotamadya. Besok datanya baru masuk. Jadi tunggu besok saja," kata dia.Untuk menghindari kondisi yang tidak diinginkan, Muflizar mengungkapkan, penjagaan DPT di setiap PPS kini diperketat. Untuk pengamanan dalam sudah disiagakan petugas Satpol dan Trantib. KPUD juga minta polisi terlibat pengamanan.Soal sanksi terhadap calon dari PKS akibat kekacauan yang ditimbulkan massa pendukungnya, KPUD mengaku tidak bisa memberikan sanksi apa-apa. "Ini kan sudah pidana, kita nggak ada sanksi apa-apa. Biar polisi yang bertindak," ujarnya.
(umi/sss)











































