PKS Tidak Mencuri, Cuma Ambil Print Out DPT
Rabu, 27 Jun 2007 13:32 WIB
Jakarta - DPW PKS DKI Jakarta tidak memerintahkan kadernya untuk mengambil daftar pemilih tetap (DPT) di Panitia Pemungutan Suara (PPS) maupun KPUD."Itu inisiatif masyarakat dan PKS tidak mencuri. Itu print out DPT yang ada di PPS yang merupakan milik publik dan bukan diambil dari database milik PPS atau KPUD," kata Ketua Badan Pemenangan Pilkada DPW PKS DKI Jakarta Igo Ilham.Hal ini disampaikan Igo dalam jumpa pers di kantor Adang-Dani Center, Jalan Biliton No 11, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (27/6/2007). Turut hadir dalam acara itu Ketua Bidang Politik Hukum DPW PKS DKI Rois Hadayana Syaugie.Menurut dia, tindakan itu merupakan sikap emosional dan kekecewaan masyarakat yang tidak mendapat akses informasi terhadap daftar pemilih tetap untuk mengecek apakah sudah terdaftar sebagai pemilih atau belum.Igo menampik pengambilan print out hanya dilakukan kader PKS saja. "Di masyarakat itu kan tidak hanya kader PKS saja, ada kader dari unsur lainnya," ujarnya.Dikatakan Igo, banyak PPS yang kooperatif membagikan print out DPT kepada masyarakat. Namun ada juga PPS yang kurang kooperatif sehingga terjadi miskomunikasi dengan masyarakat.Untuk itu, Igo meminta KPUD sebaiknya membuka akses informasi kepada masyarakat tentang DPT. PKS juga akan melakukan koordinasi dengan KPUD hingga tingkat kelurahan dan aparat keamanan mengenai data pemilih.DPT Pilkada DKI diambil orang yang mengaku sebagai kader PKS. Padahal data itu dilarang disebarluaskan kecuali oleh petugas KPUD.
(aan/sss)











































