Golkar Evaluasi Pertemuan di Medan Distop atau Terus
Rabu, 27 Jun 2007 12:26 WIB
Jakarta - Pertemuan Partai Golkar dan PDIP di Medan membakar suhu perpolitikan. Partai berlambang pohon beringin ini pun akan mengevaluasi nasib pertemuan itu."Saya dan Ketua Umum DPP Partai Golkar Jusuf Kalla sepakat evaluasi secepatnya. Saya kira akhir minggu ini tentang langkah ke depan atau kelanjutan dari pertemuan di Medan," kata Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Agung Laksono di DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (27/6/2007).Menurut Agung, pertemuan di Medan yang digagas Ketua Dewan Penasihat Partai Golkar Surya Paloh dengan petinggi DPP PDIP Taufiq Kiemas sebatas silaturahmi."Silaturahmi tidak ada yang salah di dunia ini, tetapi di dalam politik bisa diterjemahkan lain seolah-olah merupakan awal koalisi dan menimbulkan pertanyaan. Supaya tidak timbul pro kontra, DPP akan klarifiksi dan menyampaikan ke publik tentang pertemuan itu," terang dia.Agung menegaskan Partai Golkar tetap mendukung pemerintah. "Itu keputusan yang belum berubah sehingga tidak mungkin dalam waktu bersamaan melakukan reposisi menjadi oposis. Itu bukan karakteristik Partai Golkar," ujar Agung.Ketika ditanya apakah Partai Golkar gentar dengan pertemuan tandingan 8 parpol, Agung membantah keras."Kami tidak ingin katakan gentar-gentaran atau adu kekuatan karena tujuannya bukan seperti itu. Hanya silahturahmi dan ini gagasan dewan penasihat," sahutnya.
(aan/nrl)











































