12 Tersangka Pengambil DPT Dicek KPUD DKI ke Polisi
Rabu, 27 Jun 2007 09:09 WIB
Jakarta - Data Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pilkada DKI Jakarta diambil paksa oleh sejumlah orang yang mengaku dari PKS di sejumlah Panitia Pemungutan Suara (PPS). KPUD akan menyelidiki 12 pengambil itu."Kita akan cek dulu ke Polsek Kayu Putih. Nanti pukul 11.00 WIB kita umumkan hasilnya," kata anggota KPUD Muflizar pada detikcom, Rabu (27/6/2007).Muflizar juga tidak mau buru-buru menuding sejumlah orang tersebut berasal dari PKS. Dijelaskan dia, beberapa PPS yang mengalami pencurian adalah di Kelurahan Kayu Putih, Bungur, Karet Tengsin, dan Duren Sawit."12 Tersangka masih di Polsek Kayu Putih. Kita akan cari tahu motifnya," ujar Muflizar.Dijelaskan Muflizar, dari laporan yang diterimanya, peristiwa tersebut berlangsung sekitar 23.00 WIB Selasa 26 Juni 2007. Secara bergerombol, sekitar 30 orang mendatangi PPS Kayu Putih. Mereka meminta salinan DPT. Namun karena tidak diberi oleh petugas, rombongan orang yang mengaku dari PKS itu mengambil secara paksa DPT yang ada.Untunglah KPUD memiliki cadangan DPT tersebut. "Semua data itu ada back upnya," imbuhnya.Ke depan, KPUD akan meminta penambahan petugas dari Polda Metro Jaya untuk mengamankan data-data dan berkas penting yang akan digunakan dalam Pilkada. "Sejauh ini pengamanan cukup, tapi mungkin kita akan minta tambahan," ujarnya.
(bal/nrl)











































