ICW Sesalkan Sarehwiyono Sebagai Plt Panitera MA
Rabu, 27 Jun 2007 07:18 WIB
Jakarta - Indonesia Corruption Watch (ICW) menyesalkan pengangkatan Sarehwiyono sebagai plt Panitera MA disesalkan. Menurut ICW, integritas Sareh sangat buruk saat menjabat sebagai Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Utara."Kami beberapa kali menerima laporan mengenai integritas dari Sarehwiyono. Dari laporan itu, integritasnya sangat tidak baik dan tidak bersih," ujar Koordinator Monitoring Peradilan ICW, Emerson Yuntho saat dihubungi detikcom, Rabu (27/6/2007).Menurut pria yang akrab dipanggil Eson ini, pengangkatan Sareh tersebut karena ia mempunyai kedekatan dengan ketua MA Bagir Manan. Akibatnya, tidak sampai satu tahun menjadi hakim tinggi, Sareh sudah menduduki jabatan basah di MA tersebut."Pekerjaan panitera itu sangat menentukan. Disitulah dimulainya jual beli perkara," jelasnya.Eson juga menilai, bahwa Sareh merupakan hakim paling kaya di Indonesia. Bahkan kekayaannya melebihi kekayaan para hakim agung."Dia memiliki sejumlah rumah. Namun dia tidak melaporkan harta kekayaannya ke KPK. Ini patut dicurigai darimana kekayaannya itu," pungkas Eson.
(anw/bal)











































