PKS: Perpanjangan Daftar Pemilih Percuma Saja

PKS: Perpanjangan Daftar Pemilih Percuma Saja

- detikNews
Rabu, 27 Jun 2007 01:47 WIB
Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyambut baik upaya KPU DKI Jakarta memperpanjang waktu pendaftaran pemilih. Namun PKS menilai perpanjangan jadwal pendaftaran pemilih itu tidak akan berdampak signifikan terhadap perubahan data pemilih. Apalagi cara kerja KPU DKI untuk menambah jumlah pemilih tidak diperbaiki."Ini hanya pemanis saja, sehingga seolah-olah KPU memberi perhatian terhadap aspirasi masyarakat," kata Ketua DPW PKS Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan Rois Hadayana Syaugie dalam rilisnya kepada detikcom, Selasa (26/6/2007).Rois mengemukakan, sejak awal PKS bukan sekedar menuntut perpanjangan waktu pendaftaran. Tetapi juga meminta KPUD melakukan audit ulang terhadap data pemilih. "Data-data yang ada dalam daftar pemilih ini masih amburadul, sehingga tidak mungkin dijadikan landasan untuk menetapkan daftar pemilih tetap," cetusnya.Hal lain yang menjadi permasalahan, adanya keharusan mendaftarkan di KPUD kotamdya merupakan kendala sendiri bagi warga masyarakat untuk mendaftarkan diri. "Berapa banyak orang yang tahu kantor KUPD kotamadya. Bagi masyarakat kalangan bawah yang tinggalnya cukup jauh dari kantor KPUD tentunya enggan melakukan pendaftaran," ujar Rois."Bayangkan juga mereka yang tinggal di Kabupaten Kepulauan Seribu, mereka yang tinggal di luar pulau tempat domisi kantor KPUD tentunya perlu menyebrang laut untuk sampai ke kantor KPUD. Untuk itu berapa besar ongkos yang harus dikeluarkan," tandas Rois.Menurut Rois, KPUD dan aparatnya harus proaktif. Bukan pasif. Kenapa pendaftaran tidak dibuka di tempat-tempat yang mudah dijangkau oleh masyarakat. Di kelurahan atau membuka posko-posko pendaftaran bekerja sama dengan RT dan RW. "Jika ini dilakukan Insya Allah akan banyak warga yang antusias mendaftar. Karena tidak perlu keluar ongkos terlalu besar," imbuh dia.PKS sendiri, ujar anggota Komisi A DPRD DKI ini, menerima banyak masukan dari berbagai pakar, LSM, dan elemen masyarakat lainnya untuk meninjau ulang keikutsertaan dalam Pilkada karena proses yang berjalan sama sekali tidak sehat."Buat apa kita meneruskan proses ini, kalau sejak dini proses demokrasi tidak dikehendaki untuk tumbuh dan berkembang dengan baik" tutur Rois.Namun demikian Rois menampik opini yang berkembang bahwa PKS akan menarik dukungan untuk Adang dan Dani dalam Pilkada DKI kali ini. "Adang-Dani itu sudah final bagi PKS. Para kader PKS di Jakarta juga telah siap mengantarkan keduanya sebagai gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta" tutur Rois.PKS, yakin Rois, akan memenangkan Pilkada DKI jika prosesnya berjalan dengan jujur dan demokratis. (rmd/bal)


Berita Terkait