Dikonfrontir 7 Jam, Nyoman Akui Suruh Lexie Urus Jenazah Cliff
Selasa, 26 Jun 2007 18:55 WIB
Jakarta - Setelah berkali-kali menolak, mantan Rektor IPDN I Nyoman Sumaryadi mengakui dirinya telah memerintahkan mantan Dekan IPDN Lexie M Giroth untuk mengurus jenazah Cliff Muntu. Perintah itu disampaikan Nyoman secara lisan melalui telepon.Pengakuan itu muncul dalam pemeriksaan yang dilakukan di Mapolda Jawa Barat, Jl Soekarno-Hatta, Bandung, Selasa (26/6/2007). Selain Nyoman dan lexie, tim penyidik kasus kematian praja IPDN asal Sulawesi Utara Cliff Muntu menghadirkan mantan Kabag Pengasuhan Ilhami Bisri, Kabag Umum Karseno dan Kabag Administrasi dan Kemahasiswaan Bambang Iswadji.Kelimanya dikonfrontir selama 7,5 jam dengan 26 pertanyaan sejak pukul 10.00 WIB. Kuasa hukum Nyoman, Ossmer Sianipar membenarkan kliennya telah mengaku memerintahkan melalui telepon kepada Lexie agar mengurus jenazah Cliff dan berkoordinasi dengan Pemprov Sulut."Namun Pak Nyoman tidak menandatangani surat perintah secara tertulis, serta tidak juga melarang otopsi jenazah Cliff," tegas Ossmer.Sedangkan kuasa hukum Lexie, Yopie Gunawan mengungkapkan, berdasarkan keterangan Bambang Iswadji, Nyoman lah yang memerintahkan agar jenazah cliff tidak diotopsi. "Dengan alasan, lembaga (IPDN) tidak akan bertanggung jawab jika pihak keluarga menuntut," ujar Yopie.Menurut Yopie, penolakan otopsi disebabkan karena Nyoman menerima informasi laporan dari Ilhami Bisri bahwa penyebab kematian Cliff adalah sakit liver."Sedangkan surat perintah pengurusan jenazah yang ditujukan untuk Lexie, menurut Bambang Iswadji hal itu perintah dari rektor melalui Kabag Umum Harseno," jelas Yopie.Usai pemeriksaan, Lexie yang dimintai komentarnya berujar, "Puas itu relatif, tanyakan saja pada Pak Nyoman." Jadi apa yang disampaikan Nyoman Sudah sesuai kejadian sebenarnya? "Wah saya lupa lagi," jawab Lexie sambil bergegas pergi.Semenatara Nyoman mengaku cukup puas dengan pemeriksaan hari ini. "Saya cukup puas, karena masing-masing pihak menyampaikan keadaan dan persepsi menurut versi masing-masing. Secara persepsi keterngan saya dengan Lexie tidak berbeda," kata Nyoman.Mengenai perbedaan pernyataan yang selama ini terjadi, Nyoman menjawab, "Kalau soal pengkalimatan setiap orang punya persepsi yang berbeda," tandasnya.
(bal/sss)











































