Yenny Gali Potensi Diri Jadi Pemimpin Negeri Sejak 2003
Selasa, 26 Jun 2007 15:09 WIB
Jakarta - Sebagai kawula muda, apalagi putri mantan presiden, Yenny Gus Dur tentu punya potensi menjadi pemimpin Tanah Air di masa mendatang. Apakah masa mendatang itu sudah dekat atau masih jauh, tak ada salahnya menggali potensi diri sejak dini."Pada tahun 2003 lalu, saya pernah menyampaikan pada Yenny kalau dia berpotensi menjadi pemimpin di negeri ini. Kata dia waktu itu, dia mau belajar dulu," ungkap politisi PKB Mahfud MD kepada detikcom, Selasa (26/6/2007).Pembelajaran yang dilakukan Yenny tentu bukan asal-asalan. Lajang 33 tahun bernama lengkap Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman Wahid ini kerap mendampingi ayahnya, Gus Dur, dalam melakukan aktivitas politik.Lulusan sarjana desain dan komunikasi visual dari Universitas Trisakti, Jakarta, ini memulai karirnya dengan menjadi wartawan.Wanita berwajah manis ini menjadi koresponden koran terbitan Australia, The Sydney Morning Herald dan The Age (Melbourne) pada 1997-1999. Tugasnya pun di daerah konflik, yakni Timor Timur dan Aceh. Liputannya mengenai Timor Timur pasca referendum mendapatkan anugerah jurnalistik Australia, Walkleys Award.Begitu Gus Dur menjadi presiden tahun 1999, Yenny melepas profesi wartawan. Dia nyaris selalu menjadi pendamping ayahnya dengan posisi Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Politik.Setelah Gus Dur lengser tahun 2001, Yenny menempuh studi S2 di John F Kennedy School of Government, Universitas Harvard. Sekembalinya dari AS tahun 2004, Yenny menjabat sebagai Direktur Wahid Institute yang saat itu baru berdiri. Hingga kini ia masih menduduki jabatan tersebut.Yenny kemudian diangkat menjadi Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Politik oleh Presiden SBY tahun 2006. Namun Juni 2007 Yenny mundur untuk berkonsentrasi menjadi Sekjen PKB.Langkah Yenny selanjutnya bukan tidak mungkin menjadi Ketua Umum PKB. Kalau sudah begitu, bukan mustahil pula putri kedua pasangan Gus Dur-Sinta Nuriyah ini punya kans besar tampil dalam arena pemilihan presiden alias pilpres.Apakah Yenny akan muncul dalam Pilpres 2009? Yang jelas Indonesia haus akan calon-calon alternatif. Nama-nama seperti Akbar Tandjung, Amien Rais, Megawati, SBY, Jusuf Kalla, bahkan Gus Dur sudah sekian lama mendominasi."Yenny punya modal sebagai pemimpin. Dia sudah cukup matang berkecimpung di dunia politik. Tapi di tubuh PKB belum ada pembicaraan resmi untuk mengangkat nama Yenny di Pilpres 2009," kata politisi PKB Mahfud MD yang pernah menjadi wakil ketua umum PKB ini.
(sss/ana)











































