PKS Anggap PDIP-Golkar Paranoid
Selasa, 26 Jun 2007 11:26 WIB
Jakarta - Koalisi damai PDIP dan Partai Golkar yang dibangun di Medan ditengarai untuk menghadapi kekuatan PKS pada Pilpres 2009 nanti. Namun PKS menganggap sikap kedua parpol besar terlalu berlebihan, bahkan sudah paranoid.Ketakutan kedua parpol besar itu tidak terkait urusan menang atau kalah. Tapi lebih ke masalah ideologi."Istilahnya paranoid, apanya yang ditakutkan dari PKS? Tidak mudah mengubah ideologi. Mengubah amandemen saja tidak gampang, butuh kesepakatan semua pihak, apalagi ideologi," tegas Presiden PKS Tifatul Sembiring kepada detikcom, Selasa (26/6/2007).Tifatul menegaskan, pihaknya tidak setuju dengan adanya pemisahan ideologi antara nasionalis dan Islam. Sebab PKS sendiri tidak mengklaim sebagai parpol yang Islami atau nasionalis. "Kita ini partai nasionalis yang religius, bukan nasionalis yang hipokrit," tegasnya.Karena itu, Tifatul menilai sikap kedua parpol itu terlalu berlebihan. Apalagi perolehan suara PKS dalam pilpres sebelumnya masih jauh lebih rendah dibandingkan dua parpol itu. Jika Partai Golkar mengantongi 21,5 persen suara dan PDIP 18,5 persen suara, PKS hanya mengantongi 7,34 persen saja."Itu kan terlalu berlebihan kalau mereka memandang PKS seperti itu. Kita sendiri menyambut positif pertemuan itu, orang bersilaturahmi, duduk berama. Jadi kita tidak terusik," tandas Tifatul.
(umi/nrl)











































