Sekalian Demo, Korban Lapindo Cuci Mata

Sekalian Demo, Korban Lapindo Cuci Mata

- detikNews
Selasa, 26 Jun 2007 11:25 WIB
Jakarta - Walaupun menjadi tempat wakil rakyat berkantor, tetapi Gedung DPR rupanya masih menjadi tempat istimewa untuk korban lumpur Lapindo. Sambil demo, mereka "berwisata" di gedung wakil rakyat itu."Ini rumah rakyat, kita harus masuk semua. Masuk.. Masuk... Sekalian kita lihat kita kan belum pernah masuk," teriak sekelompok korban lumpur Lapindo di halaman Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (26/6/2007).Setelah ditemui 6 anggota DPR, antara lain Permadi dan Jacobus Mayong Padang, sekitar 200 korban lumpur diizinkan masuk oleh petugas pengamanan dalam DPR. 10 orang diperbolehkan mengikuti sidang paripurna. Sisanya hanya duduk-duduk sambil menikmati arsitektur Gedung DPR dari lobi depan Ruang Nusantara II.Sebelum masuk ke Gedung DPR, korban lumpur menyampaikan orasinya menuntut pemerintah mempercepat pemberian ganti rugi dan menyelesaikan kasus lumpur Lapindo."Sudah lama ditunggu-tunggu tidak ada penyelesaian. Kedatangan kami dalam rangka untuk menekan agar pemerintah mempercepat ganti rugi 100 persen," kata koordinator aksi Agus Hariyanto.Walau tanpa pengeras suara, teriakan orasi dan yel-yel para demonstran tetap membahana. Anggota DPR dari FPDIP Permadi juga berkesempatan untuk berorasi."Presiden tidak perlu ngantor di Sidoarjo karena hanya merepotkan. Lebih baik suruh menyelesaikan saja menterinya. Kalau menterinya nggak becus ganti saja," kate Permadi yang disambut tepuk tangan para demonstran.Demonstran yang terdiri dari orangtua dan anak-anak itu datang sekitar pukul 10.00 WIB. Hingga pukul 11.00 WIB, mereka masih berada di dalam gedung DPR, sementara perwakilan mereka mengikuti sidang paripurna. (gah/ana)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads