Yenny Wahid Lebih Teruji Dibanding Puan Maharani
Selasa, 26 Jun 2007 08:16 WIB
Jakarta - Munculnya wacana Puan Maharani sebagai cawapres untuk dipasangkan dengan Jusuf Kalla cukup mengagetkan. Putri mantan presiden Megawati itu dinilai belum layak untuk dimajukan sebagai kandidat cawapres karena minim pengalaman politik. Apalagi jika dimajukan dalam pesta demokrasi level nasional, bisa dipastikan peluang Puan meraup suara sangat kecil. Yenny Wahid dinilai lebih mumpuni."Pilpres ini berbeda dengan pilkada. Untuk tingkat lokal, bisa saja dimunculkan figur baru yang belum dikenal untuk wakil. Tapi untuk tingkat nasional, harus figur yang sudah mempunyai pengalaman mengelola republik," ujar peneliti The Indonesian Institute Anis Baswedan kepada detikcom, Selasa (26/6/2007). Anis mengatakan, publik belum melihat kompetensi dan pengalaman Puan dalam dunia politik. Hal itu, menurut Anis, justru akan menyulitkan pasangannya untuk dapat memperoleh suara signifikan. Meskipun jika Puan diusung oleh parpol besar.Anis membandingkannya dengan putri mantan Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Yenny Wahid, yang dinilainya lebih layak dimajukan ketimbang Puan."Kalau Yenny sudah teruji pengalaman politiknya. Dia memiliki pengalaman dalam proses-proses kenegaraan karena publik mengetahui dia pernah menjadi penasihat presiden," ujar Anis.Namun demikian, menurut Anis, munculnya wacana pasangan capres-cawapres 2009 saat ini masih terlalu prematur. Mengenai munculnya nama-nama kandidat cawapres dari kalangan muda, Anis mengatakan, peluang mereka tergantung peran media dan parpol yang mengusung.Saat ini, menurut Anis, pentas politik masih didominasi oleh kaum tua ketimbang kaum muda. Kemunculan kaum muda untuk bersaing dengan kaum tua dalam pilpres 2009, menurutnya, tergantung kemauan politik media dan parpol. "Peluang mereka tergantung peran media dalam mengenalkan mereka ke publik, selain juga peran parpol. Tapi tentu anak-anak muda ini harus yang memiliki kualifikasi, artinya teruji pengalaman politik mereka dulu," pungkas Anis.
(rmd/nrl)











































