Baju Pilot Nomad Masih Utuh Meski Terkubur 20 Tahun di Laut

Baju Pilot Nomad Masih Utuh Meski Terkubur 20 Tahun di Laut

- detikNews
Senin, 25 Jun 2007 12:47 WIB
Tanjung Pinang - TNI Angkatan Laut (AL) mengerahkan penyelam handal dari Dinas Penyelaman Bawah Air (Dislambair) untuk memeriksa bangkai pesawat Nomad yang jatuh di perairan Mapur, Kepulauan Riau (Kepri) 20 tahun lalu. Tim menemukan baju pilot Mayor (Laut) Suwelo Wibisono. Namun tim belum menemukan kerangka manusia. "Kami menemukan baju pilot, namun belum menemukan kerangka," kata Komandan Pangkalan Utama AL (Danlantamal) IV Tanjung Pinang Marsekal Pertama Among Margono saat dihubungi detikcom Senin (25/6/2007). Tim telah menemukan bangkai pesawat dalam penyelaman hari Minggu (24/6/2007) kemarin. Menurut Danlantamal, bangkai pesawat Nomad N22S berlambung 817 memang berada di dasar laut di perairan Mapur seperti yang ditemukan para nelayan sebelumnya. Namun, Danlantamal belum bersedia menjelaskan mengenai deskripsi bangkai pesawat yang sudah terkubur selama 20 tahun itu. "Baju pilot ini ditemukan masih terikat di tempat duduk," ujar Danlantamal. Baju pilot itu berwarna hijau kusam dan masih relatif utuh. Seragam berwarna hijau kusam ini memang dipakai oleh para pilot TNI AL pada saat itu. "Hanya itu yang baru dipastikan oleh tim evakuasi," ujar Danlantamal. Penemuan baju ini semakin memastikan bahwa pilot Suwelo Wibisono memang berada di dalam pesawat itu saat pesawat patroli ini jatuh. Masalahnya, saat ini tim evakuasi belum menemui kerangka manusia. Lebih lanjut Danlantamal belum belum bisa memastikan apakah bangkai pesawat Nomad ini akan diambil dari dasar laut atau tidak. "Kami akan rapatkan dulu dan nanti tim akan kembali ke lokasi," ujar Danlantamal. Tim saat ini masih berada di Markas Danlantamal di Tanjung Pinang. (asy/nrl)


Berita Terkait