Pindah ke Nusakambangan, 1 Napi Narkotika Diduga Idap HIV/AIDS
Senin, 25 Jun 2007 11:44 WIB
Semarang - Sebanyak 224 napi narkotika dari Jakarta, Tangerang, Banten, Jawa Tengah, dan Jawa Timur telah dipindahkan ke LP Pasir Putih, Nusakambangan, Cilacap, Jawa tengah. Seorang di antaranya diwaspadai mengidap HIV/AIDS. Kepala Divisi Pemasyarakatan Depkum HAM Jateng Bambang Winahyo mengatakan, sebelum dipindah ke LP Pasir Putih, para napi dicek kesehatannya. Saat itulah, seorang napi teridentifikasi jenis penyakitnya. "Untuk sementara dokter LP Nusakambangan, Sudiro menyimpulkan napi tersebut terjangkit hepatitis. Namun kita akan memantau secara intensif untuk memastikan penyakitnya," katanya kepada detikcom melalui telepon, Senin (25/6/2007). Meski napi tersebut didiagnosa terjangkit hepatitis, lanjut Bambang, namun pihak LP mewaspadai kemungkinan adanya virus HIV. Pasalnya, gejala dan efek dua penyakit tersebut hampir sama. Bambang menolak menyebutkan identitas napi tersebut. Dia hanya mengatakan napi itu berasal dari Jakarta. "Ya nanti kita cek terus. Tiap hari, dokter Sudiro kan memeriksa kesehatan napi di sana (Nusakambangan)," jelasnya. Berdasarkan data di Depkum HAM Jateng, 224 napi yang telah dipindah ke LP Pasir Putih, Nusakambangan, terdiri dari 18 dari Jateng dan Jatim, 72 dari Nusakambangan sendiri, dan sisanya berasal dari Tangerang, Banten, dan Jakarta. Untuk napi koruptor dan teroris, Depkum HAM belum bisa menjelaskan kapan pemindahan akan dilakukan, karena masih menunggu petunjuk dari Dirjen Lapas. Menurut dia, sampai saat ini, LP yang terkenal dengan sebutan SMS (Super Maximum Security) itu belum sepenuhnya selesai dibangun.
(try/djo)











































