Diperban Bak Mumi Gara-gara Kena Ledakan Gardu PLN

Diperban Bak Mumi Gara-gara Kena Ledakan Gardu PLN

- detikNews
Senin, 25 Jun 2007 11:32 WIB
Jakarta - Darono (20) harus menahan perih tak terperikan. Api ledakan gardu PLN Setiabudi membara di sekujur tubuhnya. Hampir seluruh kulit tubuhnya melepuh. Dia pun diperban bak mumi."Jadi kayak mumi gitu. Tinggal matanya doang yang kelihatan," kata staf Humas RSCM Nata Sudrajat Amban kepada detikcom di RSCM, Jl Diponegoro, Jakarta Pusat, Senin (25/6/2007).Darono masih diisolasi untuk menjalani perawatan intensif di Ruang Khusus Perawatan Luka Bakar RSCM akibat luka bakar 60 persen. Dia tidak boleh menerima kunjungan siapapun, bahkan keluarganya."Saya saja hanya boleh melihat dari luar ruangan," cetus Nata.Belum ada kepastian tentang kondisi terakhir Darono. Nata mengatakan, dokter kepala yang menangani Darono tidak bisa dimintai keterangan karena sedang sibuk menangani operasi pasien lain.Tetapi Nata melihat Darono dalam keadaan sadar. "Sadarlah, tapi belum sepenuhnya sadar," tuturnya.Pantauan detikcom, Ruang Khusus Perawatan Luka Bakar memang tidak boleh dimasuki sembarang orang. Para wartawan yang hendak meliput dan keluarga pasien pun hanya bisa berkumpul di luar ruangan.Walau tidak dijaga khusus oleh petugas keamanan, ruangan yang harus steril itu dijaga oleh seorang perawat. Perawat itu akan menegur siapa saja yang berusaha masuk ruang perawatan tanpa izin.Jika Darono masih berjuang melawan perihnya luka bakar, Asroli yang juga menjadi korban ledakan gardu PLN Setiabudi tidak tertolong karena 100 persen tubuhnya mengalami luka bakar stadium 3. Jasad Asroli berada di kamar mayat RSCM. (gah/sss)


Berita Terkait