Listrik Setiabudi Mati, Anak Kosan Sibuk Mengungsi
Senin, 25 Jun 2007 07:58 WIB
Jakarta - Sejumlah kawasan di Jakarta mati lampu gara-gara gardu induk PLN GIS Setiabudi meledak Minggu 24 Juni kemarin. Kawasan Setiabudi yang banyak dihuni anak kos juga gelap gulita. Karena itulah banyak di antara mereka yang mengungsi.'Gelombang pengungsi' mulai terlihat selepas Magrib kemarin. Pengungsi kebanyakan kaum perempuan. Mereka mengungsi karena kesulitan mendapatkan air untuk MCK. Sebab tempat indekos mereka banyak yang menggunakan jetpump. Jika listrik mati, tentulah jetpump tidak bisa memompa air.'Para pengungsi' cantik-cantik ini meninggalkan tempat kos mereka dengan menenteng tas besar-besar. Mereka membawa perlengkapan mandi, baju seadanya dan juga baju kerja untuk hari ini."Saya pergi ke tempat saudara saya saja," kata Intan yang kos di Jl Setibudi V. Di jalan itu, tempat kos rata-rata berukuran raksasa. Ada yang memiliki 50 kamar. Sedangkan teman-teman Intan yang lain ada yang mengungsi ke kos teman-teman mereka yang tidak menjadi korban mati listrik.Anak kos dari kelompok pria lebih suka bertahan di kos. Mereka memilih duduk-duduk di pinggir jalan sambil main gitar atau mengobrol.Ino yang kos di Jl Setibudi Timur, juga memilih tinggal di kosnya dengan penerangan lilin. Dia bersyukur kosnya menggunakan air PAM sehingga air tetap menyala. "Informasi yang beredar, mati listrik ini 3 hari lamanya," katanya pada detikcom, Senin (25/6/2007).Apakah tempat tinggal/kantor Anda juga menjadi korban mati listrik gara-gara gardu induk PLN GIS Setiabudi meledak kemarin? Ceritakan pada kami di redaksi@staff.detik.com.
(nrl/ary)











































