PPP: Koalisi Golkar-PDIP Bagaikan Minyak dan Air
Senin, 25 Jun 2007 06:14 WIB
Jakarta - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menilai koalisi politik yang dibentuk Partai Golkar dan PDI Perjuangan hanyalah sebuah manuver politik. Koalisi beringin-banteng itu pun diperkirakan tidak berlangsung permanen."Koalisi Golkar dan PDIP bagaikan minyak dan air dalam satu wadah yang jelas tidak akan pernah menyatu," kata Sekjen PPP Irgan Chairul Mahfiz kepada detikcom, Senin (25/6/2007).Menurutnya, koalisi hampir sama dengan koalisi yang pernah dibentuk sebelumnya, seperti koalisi poros tengah, koalisi kerakyatan, dan koalisi kebangsaan. "Koalisi ini jauh dari upaya menyelesaikan persoalan masyarakat," ujarnya.Irgan juga menilai bahwa koalisi Golkar-PDIP sangat lemah legitimasi politiknya. "Pembentukan koalisi ini tidak dihadiri masing-masing ketua umumnya. Sehingga bersifat rentan, temporer, dan tidak berlangsung permanen," tuturnya.Irgan menjelaskan, sebuah koalisi yang dibentuk dalam tingkat nasional, belum tentu diikuti kebijakan di tingkat provinsi maupun di daerah-daerah. "Koalisi ini hanyalah berskala regional yang coba diangkat secara nasional," ujarnya.Olah karenanya, lanjut Irgan, partainya bergeming melihat adanya koalisi tersebut. "PPP tidak mengkhawatirkan hal tersebut. Kami saat ini mau konsentrasi menyelesaikan persoalan masyarakat yang cukup banyak belum terselesaikan," pungkasnya.
(ary/ary)











































