Pertemuan Medan Sulut Pro-Kontra, Golkar Akan Gelar Evaluasi
Minggu, 24 Jun 2007 15:35 WIB
Lampung - Pertemuan akbar Partai Golkar dan PDI Perjuangan di Medan, Sumatera Barat, awal pekan lalu berbuntut panjang. Pro kontra bermunculan di tubuh partai berlambang beringin itu. Sejumlah kader Golkar bahkan mendesak agar dilakukan evaluasi terhadap pertemuan tersebut. "Karena ada pro dan kontra, DPP akan menggelar evaluasi atas pertemuan itu," ujar Ketua DPR Agung Laksono usai menghadiri HUT ke-61 Kabupaten Lampung Tengah di lapangan terminal Terbanggi, Lampung Tengah, Lampung, Minggu (24/6/2007).Menurut Agung, evaluasi terhadap pertemuan Medan akan digelar sebelum ada pertemuan kedua yang rencananya dilaksanakan di Palembang. Namun mengenai waktunya, Agung mengatakan, belum ada keputusan resmi, karena menunggu keputusan Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla."Pertemuan Palembang menunggu evaluasi. Waktunya tergantung ketum. Jadi bisa untuk membatalkan, bisa juga untuk meneruskan. Tergantung hasil evaluasinya," kata Agung yang juga wakil ketua umum partai itu. Agung menegaskan, sebenarnya tidak ada izin resmi dari DPP terhadap pertemuan yang dihadiri Surya Paloh dan Taufiq Kiemas tersebut. Meski diakui pertemuan itu telah diberitahukan kepada elit-elit partai, ketum, wakil ketum, dan pengurus lainnya. "Kalau izin tidak ada, karena tidak ada pleno. Namun elit-elitnya sudah diberitahu sehingga sekjennya hadir dan beberapa ketua juga," tutur politisi Senayan ini.Apakah pro-kontra itu terkait dengan perebutan pengaruh faksi-faksi di internal Golkar menjelang Pilpres 2009? Agung membantah keras dugaan tersebut. Menurutnya, perbedaan pendapat dalam partai merupakan hal yang biasa terjadi dalam partai politik."Tidak ada itu soal faksi. Kalau soal beda pendapat itu wajar, dinamika internal," tandasnya.
(rmd/nrl)











































