Komnas PA Berikan Terapi Anak yang Tidak Lulus UN
Minggu, 24 Jun 2007 13:45 WIB
Jakarta - Banyaknya siswa sekolah yang tidak lulus Ujian Nasional (UN) menyebabkan banyaknya kasus gangguan kejiwaan pada anak, terutama stres bahkan bunuh diri. Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) memberikan terapi psikologi bagi anak korban UN. Gratis!"Komnas PA juga memberikan terapi psikologi bagi anak-anak yang tidak lulus UN. Setiap hari, tidak dupungut biaya," ujar Ketua Komnas PA, Seto Mulyadi, pada detikcom, Minggu (24/6/2007).Menurut Kak Seto, panggilan akrab Seto Mulyadi, sejak pengumuman hasil UN untuk SMP dan SMA sudah ada yang mengadu baik secara individu atau secara berkelompok. Mereka mengadukan sistem UN yang dianggap tidak adil, maupun untuk berkonsultasi psikologi."Tampaknya tahun ini kasus stres atau bunuh diri tidak sebanyak tahun yang lalu. Tahun lalu sedang hangat-hangatnya," urai Kak Seto.
(nwk/nrl)











































