Penjaga Pantai RI dan Jepang Latihan Bersama di Priok
Minggu, 24 Jun 2007 11:58 WIB
Jakarta -
Indonesia dan Jepang adalah dua negara yang memiliki garis pantai cukup panjang. Apalagi perairan di kedua negara tersebut seringkali menjadi lalu lintas bagi kapal-kapal perompak. Kerjasama kedua negara untuk peningkatan pengamanan dan pengawasan perairan masing-masing pun dilakukan. Japan Coast Guard (JCG) atau Penjaga Pantai Jepang melakukan kunjungan ke Indonesia selama 5 hari. Kunjungan penjaga pantai asal negeri Matahari Terbit ke Indonesia itu untuk bertukar pikiran mengenai peningkatan pengawasan dan penjagaan garis pantai dan perairan dari berbagai tindak kriminal di laut. "Kami akan melakukan latihan bersama pihak penjaga laut Indonesia untuk menangkal perompak dan mengatasi tumpahan minyak dari kapal yang tenggelam," kata Kapten Kapal Patroli Mizuho, Kapten Hideyo Soma, di ruang istirahat perwira Kapal Patroli Mizuho, yang bersandar di pelabuhan 115 Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (24/6/2007). Latihan bersama tersebut akan mengikutsertakan TNI AL, Polairud dan penjaga pantai Indonesia. Latihan ini akan berlangsung 25-27 Juni 2007 di sebelah utara perairan Tanjung Priok.Dalam latihan bersama, akan disimulasikan ada sebuah kapal yang disandera oleh kawanan perompak. Setelah mendapat informasi perompakan, pihak JCG dan penjaga pantai Indonesia melakukan pengejaran. Kawanan perompak itu tidak saja menyandera para anak buah kapal (ABK), tapi juga membakar kapal yang dirampok. Akibat kerjasama yang baik, akhirnya petugas JCG, TNI AL, dan penjaga pantai berhasil menyelamatkan kapal beserta ABK, dan melumpuhkan para perompak. Kapal Patroli Mizuho yang berawak 59 petugas JCG telah bersandar di pelabuhan Tanjung Priok sejak 21 Juni kemarin. Sebelum melakukan latihan bersama, Kapal Patroli Mizuho melakukan open house dan memberikan kesempatan gratis bagi warga yang ingin melihat-lihat dari dalam kapal asal Jepang tersebut.
(rmd/nrl)










































