Isak Tangis Keluarga Iringi Kepergian Sujudi
Minggu, 24 Jun 2007 08:45 WIB
Jakarta - Air mata itu akhirnya mengalir deras dari mata keluarga mantan Menkes Kabinet Pembangunan VI Sujudi. Isak tangis mengiringi kepergian Sujudi."Ayo Dik, dicium kakeknya. Jangan ditangisi, tapi dibacakan tahlil," ujar istri Sujudi, Faika Sujudi dengan lembut kepada para cucunya.Perempuan yang telah berumur itu tampak tabah. Sama sekali tak ada air mata di pipinya.Peristiwa mengharukan itu jelas terlihat di rumah duka, Jl Wadas II No 1, Ceger, Cipayung, Jakarta, Minggu (24/6/2007).Setelah itu, jenazah yang terbujur dalam peti coklat pun dibawa ke halaman rumah. Upacara pelepasan secara militer pun dimulai dengan dipimpin Menkes Siti Fadilah Supari, pukul 08.10 WIB."Dengan diserahkannya jenazah almarhum dari pihak keluarga kepada pemerintah, maka jenazah almarhum akan kami berangkatkan ke TMP Kalibata, dan dilakukan secara militer," kata Menkes.Hadir dalam prosesi itu antara lain mantan Menkeu Mar'ie Muhammad yang juga Ketua PMI, psikolog Dadang Hawari, dan Rektor UI Usman Chotib Warsa.Di tengah upacara, sayup-sayup terdengar suara tahlil dan suara orang mengaji. Akhirnya pukul 08.30 WIB, jenazah diberangkatkan ke TMP Kalibata.Sekitar 20 kendaraan mengantar kepergian Sujudi. Alhasil iring-iringannya pun cukup panjang.
(nvt/nvt)











































