Menkes Tak Mau Diobati Kambing
Sabtu, 23 Jun 2007 15:56 WIB
Yogyakarta - Menkes Siti Fadilah Supari baru mendengar ada pengobatan penyakit dengan mengorbankan kambing. Mendengar itu, dia senyum-senyum.Ibu Menkes mendengar pengobatan dengan memindahkan penyakit manusia ke tubuh kambing dari Kiai Raden Muhaimin yang ceramah pada peresmian Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren) dan Santri Siaga di Pondok Pesantren Asrama Perguruan Asrama Islam (API), Tegalrejo, Magelang, Sabtu (23/6/2007).Di hadapan seribuan santri yang menghadiri acara tersebut, sang kiai bercerita. Di kalangan masyarakat NU, ada seorang kiai yang bisa memindahkan penyakit manusia ke tubuh kambing. Ketika kambing disembelih dan organnya dibuka, barulah diketahui jenis penyakit yang diderita orang tersebut.Saat mendengar cerita itu, spontan Ibu Menkes tersenyum. Dan saat giliran dia memberikan sambutan, dia langsung menanggapinya."Saya tidak mau pengobatan yang memakai kambing. Lebih baik di Poskestren," kata Ibu Menkes tetap dengan senyum di bibir.Selain itu, Siti Fadilah juga meminta pada santri untuk mulai menyuarakan prilaku hidup sehat. Misalnya cuci tangan sebelum makan, menghindari unggas yang berkeliaran di pekarangan karena bisa menyebarkan virus flu burung. "Lebih baik unggas diberi kandang, tetapi kalau ada ayam yang melintas di depan kita, boleh ditangkap dan digoreng, kalau itu sehat. Kalau itu tidak sehat atau ada virusnya, itu jangan," saran Bu Menteri.Dalam kesempatan tersebut, Fadilah memberikan bantuan obat gratis kepada para pengasuh pondok pesantren di Magelang. 1 unit ambulans kepada Ponpes Tegalrejo, voucher bantuan pembangunan poskestren, serta alat semprot untuk pencegahan demam berdarah.
(ana/sss)











































