Lidah Tak Bertulang, Koalisi Lisan PDIP-Golkar Bisa Cepat Bubar
Sabtu, 23 Jun 2007 15:02 WIB
Jakarta - Tidak ada teman dan musuh abadi dalam politik. Apalagi yang namanya hanya kesepakatan secara lisan. Dijamin tidak akan bertahan lama."Kalau hanya omong-omongan, tidak akan lama, karena lidah itu tidak ada tulangnya, jadi tidak bisa dipegang," kata pengamat politik Arbi Sanit.Hal ini disampaikan dia dalam acara diskusi bertajuk "Koalisi parpol menjelang 2009" di Mario's Place, Jl Cikini Raya, Jakarta, Sabtu (23/6/2007)."Koalisi tersebut akan bubar kalau tidak didasari dengan kontrak-kontrak yang jelas secara tertulis," ujar Arbi.Ketua FPDIP Tjahjo Kumolo menegaskan, bukan tidak mungkin pertemuan PDIP-Golkar di Medan akan berlanjut pada koalisi yang lebih serius. Apalagi memang sudah ada pembicaraan terkait pembahasan UU Partai Politik dan hal lainnya."Saya yakin itu akan berkembang. Tetapi saya belum berani mengatakan apa yang akan disepakati. Yang pasti sudah ada pembicaraan," ujar Tjahjo.Ketua DPW Partai Golkar Burhanudin Napitupulu menjelaskan, pertemuan Medan merupakan silaturahmi yang sudah dibicarakan internal partai. Jadi bukan manuver dari elit-elit yang menunjukkan adanya pertarungan faksi-faksi internal."Proses pertemuan di Medan sudah kita bicarakan di rapat harian. Kalau ada yang tidak tahu, itu karena kesibukannya, sehingga tidak ikut rapat. Kalau ada faksi-faksi, tidak benar itu," kata Burhanudin.Menurutnya, pertemuan tersebut dimaksudkan untuk membangun komunikasi yang efektif untuk mengawal proses demokrasi yang saat ini dinilai banyak melenceng dari relnya."Kita sudah membangun komunikasi yang baik di Medan. Kita akan lanjutkan di Palembang dengan hal-hal yang lebih fokus," kata Burhanuddin.
(sss/umi)











































