Plastik, Fast Food & Rokok Biang Utama Endometriosis

Plastik, Fast Food & Rokok Biang Utama Endometriosis

- detikNews
Sabtu, 23 Jun 2007 08:29 WIB
Jakarta - Perubahan gaya hidup dituding sebagai penyebab tren penyakit endometriosis mulai menyerang gadis-gadis muda. Penggunaan barang-barang plastik, fast food (makanan cepat saji) dan kebiasaan merokok adalah beberapa contoh perubahan gaya hidup itu.Demikian disampaikan ahli Obstetri dan Ginekologi Prof Dr dr Teuku Zulkifli Jacoeb SpOG dalam konferensi pers pada pidato pengukuhan guru besarnya, di Departemen Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Jl Kimia, Jakarta Pusat, Jumat (22/6/2007)."Bungkus-bungkus makanan sekarang banyak yang dari plastik. Kalau dibakar, akan menimbulkan racun yang disebut dioksin, racun dari klorin. Dan wanita sekarang sering terpajan bahan-bahan itu setiap harinya," ungkap Jacoeb.Selain itu, pola makan wanita zaman sekarang seperti gemar menyantap makanan siap saji dan yang mengandung bahan pengawet bisa merusakkan sistem pertahanan tubuh atau imunitas. Merokok juga bisa memicu penyakit reproduksi ini.Dalam pidato pengukuhan guru besarnya, yang bertajuk Endometriosis sebagai Tantangan untuk Peningkatan Mutu Reproduksi Manusia, Jacoeb melansir angka penderita ini berkisar antara 13,6 persen sampai 69,5 persen dari wanita usia produktif."Temuan-temuan klinis di rumah sakit berkisar antara 13,6 persen hingga 69,5 persen pada wanita usia produktif," tuturnya.Dengan jumlah 220 juta penduduk Indonesia, angka kejadian tersebut setara dengan 13 juta wanita usia produktif. "Bayangkan, 13 juta yang sakit," imbuhnya.Menurut Jacoeb, pencegahan yang utama adalah mengatur pola hidup sesehat mungkin, dengan menjaga pola makan. Kalau bisa hindari makanan berlemak, dan yang mengandung bahan pengawet. Perbanyak olah raga.Selain itu, untuk menghindari infeksi oleh virus maupun bakteri, hindarilah hewan peliharaan yang mengandung virus toxoplasma, herpes, klamidia, dan lain-lain. (nwk/aba)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads