Priyo: Meski Ketemu PDIP, Golkar Kawal SBY-JK sampai 2009
Sabtu, 23 Jun 2007 01:06 WIB
Jakarta - Ketua Fraksi Partai Golkar DPR, Priyo Budi Santoso, menyatakan pertemuan Partai Golkar dengan PDIP di Medan hanyalah silaturrahmi. Selain itu, Golkar tetap berkomitmen mendukung Presiden SBY dan Wapres Jusuf Kalla (JK) sampai habis masa jabatan."Itu hanya silaturrahmi, jadi pertemuan biasa saja. Tidak ada agenda tersembunyi. Kami akan tetap komit mengawal pemerintahan SBY-JK sampai 2009," tegas Priyo dalam diskusi dialektika demokrasi di pressroom DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (22/6/2007).Pertemuan itu juga belum merekomendasikan perlunya koalisi PDIP-Golkar. Kedua partai akan menunggu kemungkinan koalisi sampai Pemilu legislatif 2009 nanti digelar."Belum ada keinginan untuk memformalkan koalisi itu. Karena tidak mungkin melakukan koalisi sebelum pemilihan legislatif. Karena di situ kita akan tahu kekuatan kita masing-masing," jelas Priyo yang baru sehari menjalani posisi ketua fraksi itu.Priyo mengaku sempat berpikir keras mengenai pertemuan Medan, Rabu 20 Juni 2007 lalu itu. Sebab, sejak Orde Baru masih berkuasa, baru sekarang ini lagi PDIP membuka komunikasi dengan Golkar."Saya memang agak berfikir keras mengenai pertemuan terakhir. Ya, mungkin itulah kehebatan partai kami," ujar Priyo kemudian tertawa.Menurut Priyo, Golkar bertemu PDIP karena memiliki nilai-nilai dasar yang sama. Kedua partai sama-sama pluralis dan berpaham nasionalisme."Pertemuan ini karena keterpanggilan menghilangkan egosentrisme daerah, membangun kembali komitmen kebangsaan, nasionalisme, NKRI dan pancasila," tandasnya.
(aba/aba)











































