Massa Ray Yusha Desak KPUD Buleleng Tunda Hasil Pilkada

Massa Ray Yusha Desak KPUD Buleleng Tunda Hasil Pilkada

- detikNews
Jumat, 22 Jun 2007 18:09 WIB
Buleleng - Ratusan massa pendukung pasangan Nyoman Jro Ray Yusha-Ni Putu Febri Antari mendesak KPUD Buleleng menunda penetapan perolehan suara Pilkada Buleleng 2007. Pasangan Ray Yusha dan Ni Putu menduduki posisi kedua dalam Pilkada Buleleng.Desakan tersebut disampaikan sekitar delapan orang perwakilan massa kepada seluruh anggota KPUD Buleleng di kantor KPUD, Jalan Ahmad Yani, Singaraja, Jumat (22/06/2007)."Kami meminta KPUD untuk menunda hasil Pilkada karena terjadi banyak rekayasa," kata salah seorang perwakilan Jro Ray, Gede Karang Sadnyana.Sadnyana membeberkan bukti kecurangan dalam Pilkada Buleleng. Di antaranya banyak masyarakat Buleleng yang tidak dapat menyalurkan haknya sebagai pemilih karena tidak terdaftar sebagai pemilih tetap atau tidak mendapatkan kartu pemilih. Sadnyana juga mengaku bahwa dirinya juga tidak dapat menyalurkan hak pilihnya meskipun memegang kartu pemilih. "Bagaimana mungkin ratusan ribu masyarakat yang tidak dapat memilih diajak untuk menerima hasil Pilkada," teriaknya.Perwakilan massa akhirnya bertemu KPUD Buleleng beberapa saat setelah rapat pleno penetapan perolehan hasil suara Pilkada digelar. KPUD menetapkan hasil pilkada di tengah kepungan massa. Ketua KPUD Buleleng Wayan Rideng mengatakan, dirinya tidak berhak menunda hasil Pilkada. "Hasil Pilkada telah ditetapkan. Jika anda ingin menggugat hasil Pilkada, kumpulkan bukti-bukti ketidakbenaran dalam Pilkada kemudian salurkan melalui mekanisme ke pengadilan," ujar Rideng. Setelah bertemu KPUD Buleleng, massa kemudian meninggalkan KPUD dengan berkonvoi keliling Kota Singaraja. (gds/umi)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads