Psikolog Kawakan Dampingi Tersangka Teroris Bawah Umur

Psikolog Kawakan Dampingi Tersangka Teroris Bawah Umur

- detikNews
Jumat, 22 Jun 2007 17:51 WIB
Yogyakarta - Isa Ansori, salah seorang tersangka teroris yang ditangkap 10 Juni 2007 lalu di Yogyakarta ternyata masih di bawah umur. Polisi kemudian memanggil psikolog kenamaan Sarlito Wirawan mendampingi bocah berusia 16 tahun itu."Saya di sini hanya mendampingi salah seorang anak yang masih di bawah umur, Isa Ansori, yang ditangkap polisi. Karena dia masih di bawah umur, berdasarkan undang-undang harus didampingi seorang psikolog," ujar Sarlito ditemui di Mako Brimob Polda DIY, Jl Kompol Suprapto, Baciro, Yogyakarta, Jumat (22/6/2007).Menurut guru besar Fakultas Psikologi UI itu, selama 4,5 jam diperiksa, kondisi Isa dalam keadaan bagus. Isa tidak merasa tertekan dengan pertanyaan-pertanyaan penyidik Polri."Jadi di sini, tugas saya hanya mendampingi supaya keterangan-keterangan yang diberikan itu sesuai. Dan pertanyaan yang diajukan penyidik juga sesuai dengan umurnya," ujar Sarlito.Tapi Isa mengaku sedih karena belum ketemu bapak, ibu dan adik-adiknya. Sejak ditahan 10 Juni lalu, Isa belum ketemu keluarganya. Ketika dipertemukan dengan bapaknya hari ini, Isa senang sekali.Isa menceritakan kepada Sarlito bahwa dia ditangkap di sebuah jalan di Sleman. Isa ditangkap bersama saudara sepupunya, Nur Fauzan, di sebuah bengkel motor. "Salah satu cara yang paling saya sarankan, secepatnya dia diketemukan dengan ibunya atau dikumpulkan dengan keluarganya," tandas Sarlito.Isa masih duduk di bangku sekolah menengah atas. Namun sampai saat ini, polisi masih merahasiakan sekolah dan alamat rumah Isa Ansori. (aba/umi)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait