Penasihat KPK: Seleksi Pimpinan Masih Bau Orba
Jumat, 22 Jun 2007 17:38 WIB
Jakarta - Penjaringan pimpinan KPK yang sudah dibuka dinilai masih berbau Orde Baru (Orba). Panitia seleksi (pansel) dinilai pasif dalam mencari pimpinan KPK periode 2007-2011."Harusnya ada surat kelakuan baik dari polisi. Kalau kayak ini, masih seperti pola Orde Baru," kata penasihat KPK Abdullah Hehamahua di Gedung KPK, Jl Ir H Djuanda, Jakarta, Jumat (22/6/2007).Abdullah berharap 15 anggota pansel pimpinan KPK harus lebih proaktif dalam mencari calon pimpinan KPK. "Ini harus dilakukan dengan kombinasi pasif dan aktif," jelasnya.Atas dasar itu, Abdullah enggan mendaftar untuk memimpin KPK periode 2007-2011 mendatang. "Empat tahun lalu saya didaftarkan sebuah universitas, namun saya tidak setuju dengan prosesnya. Dan kali ini pun saya demikian," pungkasnya.Pansel pimpinan KPK sejak 14 Juni lalu mulai menjaring calon-calon pemberantas korupsi. Penjaringan ini akan dilakukan hingga 3 Juli mendatang.
(ary/nrl)











































