Geruduk KPUD DKI
Kader PKS Demo Sambil Jualan
Jumat, 22 Jun 2007 15:04 WIB
Jakarta - Ribuan bendera kuning dikibarkan di depan Kantor KPUD DKI Jakarta. Bendera itu dibawa ribuan kader PKS dan FBR yang menggelar aksi demo. Tidak hanya berdemo, ada juga kader yang memanfaatkan momen itu untuk berjualan.Dia menggelar lapaknya di depan gedung KPUD. Kader bernama Nanam yang berasal dari Lampung itu berjualan macam-macam pakaian, mulai dari rompi, kaos dan celana lapangan dengan harga bervariasi.Nanam tidak terpengaruh riuh rendahnya suara kader PKS lain yang mengajukan protes ke KPUD. Dia hanya senyum-senyum saja saat ditanyai. "Ya buat cari untung saja," kata dia.Terkait aksi demo, tidak hanya bendera yang mereka kibarkan, 6 pocong dan satu keranda juga ikut meramaikan aksi kader pendukung Adang Daradjatun dan Dani Anwar.Diusungnya keranda dan dikibarkannya bendera kuning dijadikan simbol matinya demokrasi oleh para pendemo yang menuntut penundaan penetapan daftar pemilih tetap Pilkada DKI.PKS mensinyalir masih ada sekitar 30 persen kadernya yang belum terdaftar sebagai pemilih.Aksi massa PKS dan FBR mulai digelar di sepanjang Jalan Budi Kemuliaan, Jakarta, Jumat (22/6/2007) sejak pukul 14.30 WIB.Sebuah spanduk besar juga dibentangkan oleh pendemo. Spanduk itu bertuliskan "Awas ada maling, 1,2 juta suara sudah dicuri", "LP3ES: 22 persen warga DKI tidak terdaftar" dan "Maling ayam resahkan masyarakat, maling suara menghina rakyat". Uniknya, di antara ribuan massa PKS ada satu kader yang memanfaatkan demo untuk berjualan baju. Sebelum massa PKS menggelar aksinya, ada sekitar 50 orang pendukung pasangan Fauzi Bowo-Prijanto dari BEM Merah Putih menggelar aksi demo. Mereka minta Foke ditetapkan langsung jadi gubernur DKI.
(umi/nrl)











































