Pendemo-Satpam Adu Jotos di BEJ
Jumat, 22 Jun 2007 11:59 WIB
Jakarta - Demo eks karyawan PT Media Nusantara Citra (MNC) berakhir ricuh. Pendemo dan petugas sekuriti berdebat soal izin. Mereka pun saling adu jotos. Bak...buk...!Unjuk rasa digelar pendemo di depan Gedung BEJ, kawasan SCBD, Jl Sudirman, Jakarta, Jumat (22/6/2007).Aksi yang diikuti 30 pendemo ini memanas saat 10 sekuriti menagih izin berdemo."Mana surat izin demonya," tagih seorang satpam yang mengenakan baju dinas serba hitam ini.Seorang pendemo langsung memperlihatkan selembar surat izin demo."Ini...ini...surat izinnya. Nggak salah kita demo, kita sudah izin," kata si pendemo."Kita pinjam untuk difotokopi sebagai bukti," pinta satpam itu.Seorang polisi yang menjaga aksi juga meminta agar surat izin itu digandakan.Namun pendemo menolak. "Dicatat saja....jangan dibawa pergi," kata pendemo."Saya tadi sudah terima baik-baik. Saya minta ini difotokopi dulu," kata satpam itu dengan suara bergetar menahan marah.Suasana bertambah panas saat beberapa satpam yang berbadan tegap itu pun langsung menendang bambu-bambu yang digambarkan sebagai teralis penjara dalam happening art. Bruuuuk....!Pendemo lain yang asyik memperagakan pelanggaran hak-haknya yang dilanggar MNC sontak kaget."Ada apa nih...!" teriak mereka dengan suara meninggi. Mereka pun balas maju melawan satpam. Adu jotos pun tak terhindarkan. Bak...buk...bak...buk...! 5 Tetes darah tampak di lantai keramik abu-abu Gedung BEJ."Mana...mana...selesaikan masalah ini sekarang juga," teriak pendemo yang lengan bagian kirinya tampak memar merah sambil memanjat pagar BEJ.Polisi turun tangan melerai dan membawa perwakilan pendemo serta satpam untuk kompromi.
(aan/sss)











































