SBY: Hidupkan Majelis Ta'lim

SBY: Hidupkan Majelis Ta'lim

- detikNews
Jumat, 22 Jun 2007 11:43 WIB
Jakarta - Kepala Negara mengajak umat Islam di Tanah Air membudayakan membaca, menghafal dan mengkaji isi Al Qur'an. Caranya dengan lebih menghidupkan lagi majelis-majelis ta'lim. Diingatkannya, kejayaan Islam di masa lalu tumbuh dari kejayaan moral kaum Muslim. Alangkah berbahagiannya jika umat Islam dapat kembali menjadi teladan bagi umat lain di dunia. "Saya ajak segenap kaum muslim senantiasa meningkatkan kualitas keimanan. Mari kita budayakan kembali membaca, menghafal, mengkaji, memahami dan mengamalkan Al Qur'an dengan menghidupkan kembali majelis ta'lim di surau-surau dan masjid," kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Ajakan di atas disampaikannya dalam sambutan acara penutupan Musabaqoh VII Hafalan Qur'an dan Hadist di Istana Negara, Jakarta (22/6). Acara dihadiri belasan duta besar negara-negara Islam dan 160 orang peserta kegiatan hasil kerja sama Dewan Da'wah Islamiyah Indonesia (DDII) dan Ikatan Da'wah Indonesia (IDI) dengan pemerintah Kerajaan Arab Saudi itu. Sebelum menyampaikan sambutannya, Presiden SBY menyerahkan secara simbolis hadiah bagi lima orang pemenang lomba hafalan Qur'an dan hadits Nabi Muhammad SAW. Selain mendapatkan uang tunai, kelima pemenang juga diundang pemerintah Kerajaan Arab saudi untuk menjalankan ibadah haji tahun ini. "Dari sekian banyak umat Islam di Tanah Air, tidak banyak yang dapat menghafal ayat Al Qur'an dan hadist nabi. Saya amat bangga. Semoga kepandaian saudara-saudara dapat ditularkan ke kaum muslim dan generasi muda lain," ujar Presiden. Di luar kebiasaan, dalam acara di Istana Negara kali ini disediakan perangkat interpreter. Para tamu asing tampak mengenakan alat penterjemah lisan itu saat den SBY berpidato. Sebaiknya, saat utusan putra mahkota Arab Saudi, Syeikh Abdullah Bin Sulaiman Al Mani berpidato, ganti Presiden SBY dan para menteri yang mengenakannya. (lh/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads