Ceriyati Cermin Gagalnya Pemerintah Melindungi TKI

Ceriyati Cermin Gagalnya Pemerintah Melindungi TKI

- detikNews
Jumat, 22 Jun 2007 11:29 WIB
Jakarta - Terungkapnya kekerasan terhadap Ceriyati membuat banyak pihak kecewa. Kejadian yang selalu terulang terhadap tenaga kerja Indonesia (TKI) ini menunjukkan pemerintah gagal melindungi para penghasil devisa itu."Ini cerminan bangsa yang besar, tapi gagal meberikan perlindungan kepada warganya yang bekerja di luar negeri," kata sosiolog dari Universitas Indonesia Imam Prasojo di Gedung DPD, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (22/6/2007). Hal ini diungkapkan Imam dalam talk show bertema "TKI kita yang terus merana". Dalam acara tersebut Imam ditemani Wahyu Susilo dari Migrant Care dan Ketua Umum APJATI Husain A Alaydrus. Menurut Imam, berulangnya penyiksaan TKW disebabkan rendahnya pendidikan dan lemahnya organisai yang melindunggi mereka. Selain itu, keseriusan pemeritah untuk memperbaiki sistem perlindungan TKW juga rendah. "Pendidikan yang rendah membuat TKW masuk di wilayah domestik, jadi sangat rentan kekerasan," ungkapnya. Sementara itu Wahyu Susilo dari Migrant Care menyoroti pentingnya pemulangan Ceriyati. Sebab dia khawatir nasib Ceriyati akan berakhir seperti Nirmala Bonad yang tak kunjung selesai. Ketua Umum APJATI Husain A Alaydrus meminta majikan yang melakukan tindakan pelecehan dan kekerasan diberi hukuman yang setimpal. Ini penting agar kasus ceriyati tidak terulang lagi. "Ini sebagai bentuk edukatif, harus ada balasan yang setimpal bagi majikan-majijkan yang melakukan kekerasan," katanya. (nal/umi)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait