Uang Mahar Pilkada DKI Musibah Bagi PDIP

Uang Mahar Pilkada DKI Musibah Bagi PDIP

- detikNews
Kamis, 21 Jun 2007 13:50 WIB
Jakarta - Beberapa bakal cawagub DKI Jakarta pendamping Fauzi Bowo meminta kembali uang mahar yang telah disetorkan ke PDIP. Sebuah pukulan bagi partai berlambang banteng moncong putih itu."Kami sungguh mendapatkan musibah terkait kasus ini," ujar Sekjen DPP PDIP Pramono Anung di Kantor DPP PDIP, Jl Lenteng Agung Raya, Jakarta Selatan, Kamis (21/6/2007).Pram menjelaskan, uang mahar tersebut tidak masuk ke partai. DPP PDIP pun telah memanggil Ketua DPD PDIP DKI untuk menjelaskan dan mengklarifikasi masalah tersebut."Kita rencananya akan memanggil Slamet Kirbiyantoro (mantan bakal cawagub). Namun dengar-dengar katanya dia tidak mau datang," imbuh pria berkacamata ini.Menurutnya, PDIP bertekad mempertanggungjawabkan semua kebijakan partai kepada publik.Apakah yang meminta mahar adalah orang yang menjagokan Kirbi? "Itu sifatnya perorangan, bukan partai," elak dia.Pram pun menegaskan, PDIP tidak mengenal biaya sosialisasi dalam pelaksanaan pilkada."Itu tergantung masing-masing orang di daerah-daerah, dan malahan DPP sering membantu calon. Contoh di Sumbar, karena calon yang diusung PDIP tidak punya duit, maka PDIP yang bantu secara finansial," beber Pram. (nvt/sss)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads