Terancam Buta, Praja IPDN Diduga Dianiaya Pengasuhnya

Terancam Buta, Praja IPDN Diduga Dianiaya Pengasuhnya

- detikNews
Rabu, 20 Jun 2007 23:13 WIB
Bandung - Praktek kekerasan rupanya belum benar-benar hilang dari kampus IPDN. Baru-baru ini seorang praja IPDN Tingkat IV atau Wasana Praja bernama Yogi Riyad (21) mengalami luka di mata kanannya.Praja asal Pekanbaru, Riau ini kini menjalani perawatan di RS Mata Cicendo, Jl Cihampelas, Bandung. Yogi tercatat mulai masuk pada Sabtu 16 Juni pukul 20.00 WIB dan menempati ruang rawat II kelas I.Berdasarkan hasil visum rumah sakit, penglihatan Yogi dalam jarak 10 cm sudah terlihat samar. Menurut informasi yang diperoleh dari sumber di lingkungan IPDN, Yogi mendapatkan luka itu akibat dipukul seorang pengasuhnya yang berinisial M, usai melaksanakan apel pada Jumat 15 Juni lalu.Namun orang tua korban yang ditemui di ruang perawatan mengelak kalau anaknya dianiaya. "Ini akibat tergores emblem dari topi baretnya waktu mau dicabut, lalu terkena mata kanannya," ujar Priyono saat ditemui di ruag perawatan, Rabu (20/6/2007).Saat ditanya siapa yang mencabut baret itu, Priyono tidak mau berkomentar. Dia malah mengusir wartawan sambil menutup pintu ruang rawat.Sedang PLT Rektor IPDN Johanis Kaloh saat dikonfirmasi, telpon selulernya tidak aktif, demikian pula Kabag Pengasuhan Ismail Nurdin, serta Ketua Komisi Disiplin Burhanudin Dalil.Sementara itu Kapolres Sumedang AKBP Budi Setiawan yang dihubungi wartawan mengaku belum menerima laporan tersebut. "Kita akan cek," imbuhnya. Situasi di sekitar rumah sakit juga tampak ramai. Di halaman parkir rumah sakit tampak mobil patroli Polsek Jatinangor, Sumedang. (ndr/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads