Tangis Rokhmin di Penutup Sidang
Rabu, 20 Jun 2007 15:40 WIB
Jakarta - Biasanya mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Rokhmin Dahuri selalu terlihat tegar setiap sidang. Namun di penghujung sidang yang beragenda pemeriksaan dirinya, terdakwa pengumpulan dana nonbujeter DKP itu menangis.Air mata Rokhmin menetes ketika meminta waktu 1 menit sebelum ketua majelis hakim Mansyurdin Chaniago menutup sidang di PN Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Rabu (20/6/2007)."Saya menyesal kalau ini dianggap salah. Demi Allah, saya tidak punya niat sedikit pun untuk berbuat salah," ujar Rokhmin dengan suara serak."Seperti yang saya katakan berulang-ulang...," Rokhmin lalu terdiam beberapa detik. "Saya sebagai anak nelayan asli dan profesional untuk kepentingan bangsa, tidak punya niat sedikit pun bahwa ini salah," kata Rokhmin dengan suara yang bergetar.Rokhmin membenarkan adanya pengumpulan uang. Namun dia menyatakan tak ada niat untuk menyimpannya demi keperluan pribadi."Kalau ada kesalahan, mohon dimaafkan. Saya juga masih muda dan Insya Allah bisa berkontribusi untuk bangsa," tandas Rokhmin menutup pernyataannya.Ketua majelis hakim langsung menjawab pernyataan Rokhmin. "Semoga itu ada hikmahnya bagi terdakwa dan majelis nanti. Itu akan menjadi bahan pertimbangan majelis," ujar Mansyurdin.Sidang kemudian ditunda sampai Rabu 27 Juni 2007. Agenda berikutnya adalah pembacaan tuntutan oleh jaksa penuntut umum Tumpak Simanjuntak.Usai sidang, Rokhmin langsung dikelilingi sanak keluarga dan pendukungnya. Doa pun dibacakan untuk Rokhmin yang matanya terlihat berkaca-kaca.
(aba/asy)











































