Direktur Keuangan Bulog Bungkam Soal Ekspor Beras ke Afrika
Rabu, 20 Jun 2007 14:55 WIB
Jakarta -
Direktur Keuangan Perum Bulog Saean Achmadi enggan berkomentar mengenai ekspor beras ke Afrika tahun 2004 yang merugikan negara puluhan miliar rupiah. "Tanya ke Pak jaksa ya," elaknya.Saean diperiksa selama 5 jam oleh penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung). Petingi Bulog ini diperiksa mulai pukul 09.15 WIB hingga pukul 14.10 WIB, Rabu (20/6/2007)."Saya diminta keterangan soal eksporlah," kata Saean dalam mobil Toyota Kijang hitamnya di Kejaksaan Agung, Jalan Hasanuddin, Jakarta Selatan.Saean juga menolak menjelaskan mengenai masalah prosedur dan atas perintah siapa ekspor itu dilakukan."Tanya jaksa saja deh," kilah laki-laki yang telah beruban ini.Penyidik Kejagung telah memeriksa beberapa saksi terkait kasus ini, salah satunya Direktur Operasional Perum Bulog Bambang Budi Prasetyo.Ekspor beras yang merugikan negara puluhan miliar ini terjadi pada tahun 2004. Bulog bekerjasama dengan Ascot comodity NV yang berkantor di Jenewa, Swiss mengekspor beras sebanyak 50.000 metrik ton ke Afrika.Salah satu indikasi terjadinya tindak pidana adalah harga beras di luar negeri itu lebih rendah dibandingkan yang ada di dalam negeri.
(nal/sss)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































