Genjot Investasi Jakarta, Adang Siapkan Jurus OSS
Rabu, 20 Jun 2007 13:27 WIB
Jakarta -
Investor di DKI Jakarta dinilai masih minim. Hal itu ditengarai karena masih berbelitnya proses birokrasi pengurusan izin investasi. Cagub DKI asal PKS Adang Daradjatun berniat membenahinya dengan jurus one stop service alias OSS."Salah satu kebijakan saya ke depan jika Allah mengizinkan saya jadi Gubernur DKI akan menerapkan OSS," kata Adang ketika menyampaikan visinya dalam bedah visi kandidat di Hotel Grand Kemang, Jl Kemang Raya, Jakarta Selatan, Rabu (20/6/2007).Dia menjelaskan, OSS merupakan salah prioritas kebijakan sistem perizinan. Dengan metode itu, maka waktu perizinan yang diperlukan kurang dari 30 hari. Untuk mewujudkan sistem OSS itu, reformasi birokrasi di tubuh Pemda DKI menjadi suatu keharusan."Dengan pembenahan birokrasi, dapat mengundang investor lebih banyak dan ekonomi bisa jadi lebih baik," lanjut Adang.Menurut Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Indonesia, Kusumo, pembenahan birokrasi menjadi masalah utama bagi siapapun cagub yang terpilih."Gubernur DKI nanti harus mempunyai terobosan terhadap birokrasi, kalau investasi di Jakarta ini ingin meningkat," tukas Kusumo.
(nvt/sss)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































