Bersandal Jepit, Suami & Anak Ceriyati Masuki Kedubes Malaysia

Bersandal Jepit, Suami & Anak Ceriyati Masuki Kedubes Malaysia

- detikNews
Rabu, 20 Jun 2007 12:56 WIB
Jakarta - Penampilan suami dan dua anak Ceriyati -- TKI yang kabur dari majikannya di Malaysia -- sangat sederhana. Meski menemui pejabat Kedubes Malaysia, kaki mereka hanya beralaskan sandal jepit.Ridwan, suami Ceriyati, dengan balutan kaos putih yang dipadu jaket hitam tampak lelah. Usai bertemu dengan Wakil Dubes Malaysia Dato Abdul Aziz, dia mengaku kecewa."Penjelasannya terlalu umum. Saya tidak terima. Saya akan terus menuntut. Penganiayaan itu pelanggaran HAM," ujar Ridwan kepada wartawan di Kedubes Malaysia, JL HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (20/6/2007).Hal yang sama disampaikan Direktur Eksekutif Migrant Care Anis Hidayah yang mendampingi suami dan dua anak Ceriyati."Kita sangat kecewa dengan pernyataan yang menggeneralisir itu," cetus perempuan berkacamata itu.Dia khawatir kasus Ceriyati akan sama seperti yang dialami Nirmala Bonat. Meski 3 tahun berlalu, tapi kasus Nirmala tak kunjung selesai."Kalau dibawa seperti yang dialami Nirmala Bonat, dianggap masalah kejiwaan, mengkhawatirkan sekali" ketus Anis.Rombongan keluarga Ceriyati bersama Anis meninggalkan Kedubes Malaysia pukul 12.00 WIB. Rencananya pada Rabu sore ini mereka akan menemui Komisi IX DPR untuk mengadukan nasib Ceriyati.Nirmala Bonat adalah TKI asal Kupang, Nusa Tenggara Timur, yang disiksa majikannya selama bekerja di Malaysia. Hal yang sama pula dialami Ceriyati, hingga dia nekat kabur dari lantai 15 kondominium majikannya.Nirmala mengalami cacat akibat mengalami siksaan fisik seperti disiram air panas dan disetrika. Majikan Nirmala masih bisa bebas meskipun dengan uang jaminan. (nvt/sss)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait