Pasukan 20 Detik Siap Beraksi

Pasukan 20 Detik Siap Beraksi

- detikNews
Rabu, 20 Jun 2007 12:16 WIB
Jakarta - Senyum mengembang di wajah 20 bocah berseragam putih dan bertopi biru merah itu. Mereka siap beraksi dalam Pasukan 20 Detik.Setelah dilantik sebagai Pasukan 20 Detik, para bocah yang merupakan dokter kecil ini akan menyosialisasikan cara mencuci tangan memakai sabun dengan baik dan benar. Mereka akan mendatangi sekolah-sekolah untuk berkampanye "Sehat di tangan kita".Acara pelantikan berlangsung di SD Said Naum, Jl Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (20/6/2007).Senang tidak jadi anggota Pasukan 20 Detik? "Enak, senang bisa jalan-jalan," ceplos Dewa Kusuma, siswa SDN 15 Pondok Labu, Jakarta Selatan.Selempang merah bertuliskan "Pasukan 20 Detik" disematkan kepada 2 anak perwakilan 20 bocah itu, setelah resmi dilantik Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Depkes I Nyoman Kandun.Di hadapan 250 siswa SD Said Naum, Pasukan 20 Detik ini mendemonstrasikan cara mencuci tangan yang baik dan benar. Mereka membasuh tangan dengan air, menggosoknya dengan sabun, dan membilasnya.Usai cuci tangan, para bocah itu pun bernyanyi. "Aku anak Indonesia selalu sehat riang gembira. Kan kumulai hariku dengan cuci dua tanganku. Ambil air, ambil sabun, gosok-gosok ibu jari, telunjuk, jari tengah, jari manis, kelingking. Semua jadi bersih karena selalu kubilas dua tanganku....""Hampir semua penyakit menular bisa dicegah dengan mencuci tangan. Depkes berharap program ini terus berlanjut, tidak hanya hangat-hangatan," ujar I Nyoman Kandun saat membacakan sambutan Menkes Siti Fadilah Supari.Di sela-sela membacakan sambutan, Kandun menyempatkan berdialog dengan anak-anak SD tersebut."Siapa yang mau jadi dokter?" tanya Kandun."Saya, saya." Para bocah berebut menjawab sambil mengacungkan tangan."Kalau buang air besar gimana? Di sungai?" tanya dia lagi."Tidak...." sahut anak-anak kompak."Di semak-semak ya?""Tidak..." jawab anak-anak sambil menggelengkan kepalanya."Di mana?""Di WC."Kandun tampak puas dengan jawaban murid-murid tersebut. "Siapa yang mau jadi dokter besar harus rajin belajar. Supaya sehat, harus cuci tangan pakai sabun," ujar Kandun.Kajian WHO, cuci tangan memakai sabun dapat mengurangi angka diare hingga 47 persen, dan pada flu burung bisa mengurangi hingga 30 persen. Penyakit cacing juga terkait kebiasaan mencuci tangan. Angka penyakit cacing di Indonesia ada di kisaran 60-90 persen populasi.Jadi, jangan lupa cuci tangan pakai sabun! (nvt/sss)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads