Pesawat Nomad di Dasar Laut Mapur Dievakuasi Rabu
Selasa, 19 Jun 2007 13:25 WIB
Pekanbaru - TNI AL akan mengevakuasi bangkai pesawat Nomad N22S 817 yang terkubur di dasar laut di kawasan Pulau Mapur, Kepulauan Riau (Kepri), Rabu (20/6/2007). Tim penyelam dari Mabes TNI AL dikerahkan menuju lokasi. "Kemungkinan tim dari Mabes akan berangkat hari ini dari Jakarta dan baru besok direncanakan dilakukan evakuasi bangkai pesawat itu," kata Komandan Gugus Keamanan Laut (Guskamla) Laksamana Pertama Deni Novendi saat dihubungi detikcom, Selasa (19/6/2007).Tim khusus dari Mabes TNI AL ini terdiri dari 7 orang penyelam handal. "Guskamla tidak memiliki tim khusus penyelam, sehingga kami harus berkoordinasi dengan Mabes TNI AL," ujar dia. Lokasi bangkai pesawat Nomad saat ini sudah diamankan dan dijaga pasukan TNI AL. Tim dari Guskamla yang sudah berada di tengah laut sejak dua hari lalu akan ikut juga dalam proses evakuasi bangkai pesawat nanti. Pesawat Nomad yang dipiloti Mayor (Laut) Suwelo Wibisono ini jatuh di tengah laut di kawasan Pulau Mapur pada tahun 1987 lalu. Saat itu, pesawat tersebut sedang digunakan untuk melakukan patroli di kawasan Riau. Saat mendekati kapal perang Singapura, pesawat ini mengalami masalah di bagian mesin dan jatuh. Pencarian yang dilakukan TNI AL dan tentara Singapura 20 tahun lalu tidak berhasil menemukan bangkai pesawat dan jenazah Suwelo Wibisono. Jumat (15/6/2007) lalu, sejumlah nelayan yang tengah mencari ikan sekitar 5 mil dari Pantau Mapur menemukan bangkai pesawat tersebut.
(asy/nrl)











































