Ngotot SBY Hadiri Interpelasi, Yuddy Dipanggil Golkar Pkl 14.00
Selasa, 19 Jun 2007 10:58 WIB
Jakarta - Niat DPP Partai Golkar memberikan sanksi kepada anggota FPG yang ngotot akan kehadiran Presiden SBY dalam interpelasi Iran, Yuddy Chrisnandi, rupanya tak main-main.Yuddy diminta hadir di Kantor DPP Partai Golkar, Selasa (19/6/2007), pukul 14.00 WIB."Saya tidak biasanya diundang dalam rapat yang tidak ada agendanya. Ya pasti saya akan datang nanti," kata Yuddy di sela-sela rapat paripurna di Gedung DPR, Senayan, Jakarta.Menurut Yuddy, jika DPP Partai Golkar memberi sanksi atas sikap kerasnya, dia akan melawan keputusan DPP. Sebab yang dia lakukan tidak melanggar AD/ART partai, tidak merugikan nama partai, dan tidak bertentangan dengan keputusan DPP Partai Golkar soal interpelasi Iran."Saya akan melawan secara santun. Karena saya tidak merugikan partai," kata Yuddy.Meski demikian, Yuddy yakin partainya tidak akan gegabah memberikan sanksi kepada kadernya. "Saya kira nanti akan ada pertimbangan-pertimbangan," imbuhnya.Surat pemanggilan Yuddy oleh DPP Partai Golkar disampaikan hari ini. Surat bernomor 445/VI/2007 itu ditandatangani Ketua DPP Partai Golkar Syamsul Muarif dan Sekjen Partai Golkar Sumarsono.Dalam surat itu, Yuddy diminta diminta hadir di ruang 302 Kantor DPP Golkar Jl Anggrek Nelimurni, Slipi, Jakarta Barat.
(fiq/sss)











































